https://sigiku.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-22-at-17.52.15.jpeg
Pewarta : Fitri
Kabupaten Garut – Reses Anggota DPRD Garut dari Fraksi PKS, Hj Eneng Kustini Sukarno disambut hangat antusiasme warga mewarnai kegiatan reses Anggota DPRD Kabupaten Garut masa sidang III tahun 2026 yang digelar di Kampung Cikampil, Desa Ngamplang, Kecamatan Cilawu, Jumat (22/5/2026).
Eneng Kustini mengatakan masyarakat menyambut hangat kegiatan tersebut. Bahkan, sejumlah warga mengaku baru pertama kali mengetahui dan merasakan langsung kegiatan reses dari wakil rakyat yang mereka pilih.
“Alhamdulillah hari ini masyarakat cukup antusias. Mereka menyampaikan bahwa baru kali ini mengetahui adanya reses seperti ini, padahal sudah beberapa kali memilih anggota dewan,” ujar Eneng.
Dalam dialog bersama warga, berbagai aspirasi dan keluhan disampaikan masyarakat. Salah satunya terkait pembangunan fasilitas madrasah yang dinilai membutuhkan perhatian serius, terutama untuk pengecoran dan peningkatan bangunan agar kegiatan belajar mengajar lebih nyaman.
Selain itu, warga juga mengeluhkan kondisi jalan lingkungan yang dinilai sudah rusak dan membutuhkan perbaikan agar aktivitas masyarakat dapat berjalan lancar.
Persoalan rumah tidak layak huni (rutilahu) turut menjadi perhatian utama dalam kegiatan tersebut. Menurut warga, bantuan rutilahu yang saat ini diberikan dalam bentuk material senilai Rp. 7,5 juta masih jauh dari kebutuhan ideal pembangunan rumah yang diperkirakan mencapai Rp. 15 juta.
Meski demikian, Eneng mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat yang tetap berupaya membantu warga penerima manfaat agar rumah dapat selesai dibangun.
“Walaupun bantuannya terbatas, masyarakat tetap semangat gotong royong menutupi kekurangan biaya hingga rumah tersebut bisa terwujud,” katanya.
Tak hanya itu, persoalan BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang tidak aktif juga banyak dikeluhkan warga. Kondisi tersebut dinilai menyulitkan masyarakat kurang mampu untuk memperoleh layanan kesehatan saat dibutuhkan.
Melalui kegiatan reses tersebut, Eneng menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh aspirasi masyarakat dan memperjuangkannya dalam pembahasan program pembangunan daerah ke depan.
“Kami akan berupaya mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat agar bisa direalisasikan sesuai kebutuhan dan prioritas pembangunan,” pungkasnya.
Post Views: 22
[matched_content]
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.