Klarifikasi, Sekertaris DPRD Depok, Tegaskan Tidak Ada…

https://sigiku.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG_20260214_210301.jpg Pewarta : Anis M Kota Depok – Menyikapi sejumlah pemberitaan di media online yang menyebut adanya dugaan pengusiran terhadap wartawan, Sekertaris DPRD Kota Depok, Kania Purwanti menyampaikan klarifikasi sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen menjaga hubungan baik dengan insan pers. “Kami telah melakukan konfirmasi secara langsung kepada pihak yang disebut dalam pemberitaan, yakni DW….

Klarifikasi, Sekertaris DPRD Depok, Tegaskan Tidak Ada...

Ketua DK PWI Pusat Tegaskan PWI Lamtim Tidak Berwenang…

https://sigiku.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG_20260206_231451.jpg Pewarta : Heri Kusnadi Jakarta — Ketua Dewan Kehormatan (DK) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Atal S Depari, menegaskan bahwa pengurus PWI kabupaten/kota tidak memiliki kewenangan untuk memecat anggota PWI, khususnya anggota biasa. Pernyataan tersebut disampaikan Atal menanggapi pemecatan sembilan anggota PWI Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) oleh Ketua PWI Lamtim, Muklis, Jumat (6/2/2026). Pemecatan…

Ketua DK PWI Pusat Tegaskan PWI Lamtim Tidak Berwenang...

Kadis DPMD Ciamis, Asep Khalid, “DPMD Tidak Ada…

https://sigiku.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG_20251003_212002-e1759543383944.jpg Pewarta : A Y Saputra. Kabupaten Ciamis – Menyoroti dugaan adanya dana desa tahun 2024 di kabupaten Ciamis yang hingga kini masih meninggalkan tunggakan pajak berdasarkan tagihan resmi dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Ciamis. Jaringan mahasiswa Galuh perdana (JMGP) kabupaten Ciamis Audensi ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) acara tersebut digelar di Aula DPMD…

Kadis DPMD Ciamis, Asep Khalid, “DPMD Tidak Ada...

Kapitalisme Tidak Mampu Melindungi Anak dari Kekerasan

https://www.koransinarpagijuara.com/wp-content/uploads/2025/06/IMG-20250627-WA0014-e1751163083109.jpg Oleh: Sumiati Dilansir dari kompas.com (Sabtu, 14/6/2025), kekerasan terhadap anak kembali menghebohkan publik. Di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, sepasang suami istri yang berinisial AYS (28) dan istrinya YG (24) dengan tega telah menyiksa bayi 2 tahun yang diasuhnya hingga tewas. Pelaku melakukan kekerasan tersebut hanya gara-gara korban rewel dan sering menangis. Korban dititipkan…

Kapitalisme Tidak Mampu Melindungi Anak dari Kekerasan