https://sigiku.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-07-at-15.30.08-e1778144458713.jpeg
Pewarta : Arief
Kota Sukabumi – Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, secara resmi melepas Jemaah Calon Haji Kota Sukabumi Kloter 13 JKS Tahun 1447 H/2026 M dalam acara yang digelar di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi, Kamis (7/5/2026).
Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pemerintah daerah, serta keluarga jemaah sebagai bentuk dukungan dan doa bagi para calon tamu Allah SWT yang akan menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.
Sebanyak 18 jemaah calon haji diberangkatkan pada kloter tersebut, terdiri dari 5 jemaah laki-laki dan 13 perempuan. Jemaah tertua tercatat berusia 85 tahun, sementara jemaah termuda berusia 18 tahun. Para jemaah tergabung bersama rombongan dari Kabupaten Sukabumi dan Kota Bekasi.
Dalam sambutannya, Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki menyampaikan bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan panggilan istimewa yang harus disyukuri oleh setiap muslim yang mendapat kesempatan berangkat ke Tanah Suci.
“Ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan mental, kesehatan, dan keikhlasan. Karena itu, saya berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, khusyuk, dan kembali menjadi haji yang mabrur,” ujarnya.
Selain itu, Ayep Zaki menegaskan komitmen Pemerintah Kota Sukabumi dalam mendukung pelayanan keagamaan, termasuk peningkatan kualitas pelayanan bagi calon jemaah haji serta upaya pemerataan masa tunggu keberangkatan.
Ia juga mengajak seluruh jemaah dan masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan pelepasan ditutup dengan penyerahan cendera mata dan musafahah antara jajaran pemerintah daerah dengan para jemaah sebagai simbol doa dan pelepasan resmi menjelang keberangkatan menuju Tanah Suci.
Post Views: 75
[matched_content]
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.