Siswa Keracunan MBG, SPPG Bermasalah Ditutup Sementara

Siswa Keracunan MBG, SPPG Bermasalah Ditutup Sementara

https://sigiku.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG_20260303_171704-e1772622717866.jpg

Pewarta : Wahyu

Kota Cimahi – Dinas Kesehatan Kota Cimahi memastikan mayoritas pasien yang mengalami keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah dipulangkan dari rumah sakit. Saat ini, hanya satu pasien yang masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Cibabat.

Kepala Dinkes Kota Cimahi, Mulyati, menegaskan bahwa pasien yang sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Dustira dan Rumah Sakit Mitra Kasih seluruhnya telah diperbolehkan pulang.

“Di Rumah Sakit Cibabat tinggal satu orang. Pasien tersebut baru masuk pada hari Kamis dan bukan karena kondisi paling parah,” tegasnya saat ditemui, Selasa (03/03/2026).

Meski kondisi pasien berangsur membaik, Dinkes menilai insiden ini sebagai peringatan serius. Evaluasi menyeluruh langsung dilakukan, termasuk pengetatan pengawasan terhadap seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Cimahi.

Mulyati menekankan, kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) bukan sekadar formalitas, melainkan kewajiban mutlak untuk menjamin keamanan pangan.

Berdasarkan data Dinkes, lebih dari 30 SPPG telah mengantongi Surat Keterangan Layak Hidup Sehat (SLHS), namun masih ada sejumlah unit yang belum tuntas dalam proses perizinan.

“Semua harus patuh aturan. Tidak boleh ada celah,” ujarnya.

SPPG yang diduga terlibat dalam kejadian keracunan telah ditutup sementara. Operasional baru akan diizinkan kembali setelah seluruh persyaratan dipenuhi dan mendapatkan persetujuan dari Badan Gizi Nasional.

Tim investigasi dari Badan Gizi Nasional telah turun langsung ke Cimahi sejak Jumat sore untuk melakukan pemeriksaan di sekolah, rumah sakit, serta lokasi SPPG terkait. Langkah ini menunjukkan penanganan kasus dilakukan secara serius dan terkoordinasi.

Hingga kini, penyebab pasti keracunan masih menunggu hasil uji laboratorium. Sampel makanan dari menu hari Senin, Selasa, dan Rabu telah dikirim ke Laboratorium Kesehatan Provinsi Jawa Barat, serta turut diperiksa oleh Polres Cimahi.

Dinkes mengimbau masyarakat tetap tenang namun waspada, serta hanya mengikuti informasi resmi dari instansi terkait. Hasil laboratorium diperkirakan keluar dalam waktu sepekan.

“Setelah hasilnya keluar, kami akan menentukan langkah lanjutan secara tegas dan terukur,” tandas Mulyati.

Dinkes Kota Cimahi memastikan pengawasan akan diperketat agar insiden serupa tidak kembali terulang dan program MBG tetap berjalan dengan standar keamanan yang terjamin.

Post Views: 76

[matched_content]

Berita Terkini

Berita Terbaru

Daftar Terbaru

News

Jasa Impor China

Berita Terbaru

Flash News

RuangJP

Pemilu

Berita Terkini

Prediksi Bola

Technology

Otomotif

Berita Terbaru

Teknologi

Berita terkini

Berita Pemilu

Berita Teknologi

Hiburan

master Slote

Berita Terkini

Pendidikan

Resep

Jasa Backlink

Slot gacor terpercaya

Anime Batch

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *