https://sigiku.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260427_130400-e1777270440939.jpg
Pewarta : Arief
Kabupaten Sukabumi — Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan bahwa Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGGp) bukan sekadar ikon pariwisata, melainkan laboratorium pembangunan berkelanjutan yang telah mendapat pengakuan dunia.
Hal tersebut disampaikan saat mengukuhkan pengurus Badan Pengelola Ciletuh – Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (BP-CPUGGp) di Aula Dinas Perhubungan, Cikembar, Senin (27/4/2026).
Menurutnya, keberadaan geopark harus mampu menjadi sistem yang hidup, produktif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dari sisi ekonomi, pelestarian lingkungan, maupun peningkatan kualitas hidup warga.
“Pengurus yang baru memikul amanah besar. Geopark jangan hanya menjadi simbol. Karena itu, mari bekerja cepat, adaptif, dan berorientasi pada hasil,” ujar Asep Japar.
Bupati menekankan, CPUGGp harus terus berkembang dan ditempatkan sebagai instrumen strategis pembangunan daerah. Kawasan tersebut diharapkan menjadi motor penggerak sektor pariwisata, penguat UMKM, ruang kreativitas generasi muda, sekaligus wadah pelestarian alam dan budaya.
Ia juga mendorong jajaran pengurus baru untuk terus menghadirkan inovasi serta memperkuat kolaborasi lintas sektor agar pengelolaan geopark semakin kokoh dan berkelanjutan.
“Libatkan seluruh pihak agar geopark semakin kuat dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Bupati Sukabumi turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus sebelumnya atas kontribusi dan dedikasi dalam membangun serta menjaga eksistensi geopark selama ini.
“Apa yang telah dibangun pengurus terdahulu menjadi fondasi penting yang harus dipertahankan, dilanjutkan, dan ditingkatkan oleh kepengurusan baru,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas dan dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan kepada sejumlah pihak yang berkontribusi dalam pengembangan serta proses Revalidasi Geopark.
Post Views: 85
[matched_content]
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.